Upgrade
Dan telah mengenakan manusia baru terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar khaliknya (Kolose 3:10)
Suatu saat saya berurusan dengan keluarahan di tempat saya tinggal, saya bertanya pada pegawai kelurahan ternyata ia sudah menjadi pegawai selama 15 tahun. Tapi ketika melihat cara kerjanya, saya sedikit merasa geli dan heran, “hari gini, masih bekerja dengan mesin ketik sistem 2 jari, dengan waktu yang sangat lama.” Bahkan untuk mencari data ia harus membongkar berkas selemari, mengapa tidak menggunakan komputer saja????????
Jaman terus berubah kita harus waspada agar tidak masuk daftar “gaptek” alias gagap teknologi. Diri kita pun, tepatnya pengetahuan dan ketrampilan yang kita miliki akan menjadi ketinggalan, jika tidak terus dibaharui dan ditambahi. Apalagi saat ini menyangkut teknologi informasi yang sudah sangat canggih dan terus berkembang. Tidak hanya secara kemampuan teknis juga konsep dan cara berpikir yang sudah usang (misalnya; tidak paham konsep social network). Mereka masih jagoan, tapi jagoan lama. Ibarat ahli silat tenagadalam, tapi disuruh kerja pakai buldozer. Ilmu tenaga dalamnya masih berfungsi, tapi sudah usang. Ilmu menjalankan buldozernya lebih penting.
Sebaiknya memang kita terus berinvestasi pada diri kita untuk tetap sesuai dengan jaman. Ilmu kita yang lalu sudah banyak yang usang. Tak lagi cocok kita pakai, juga tak perlu kita ajarkan. Saat ini dengan perkembangan ilmu yang luar biasa, kita dituntut menjadi “fast learner”, belajar terus agar tetap sesuai dengan jaman. Apakah ilmu Anda sudah cukup banyak berbeda dari 10 tahun lalu? Apakah anda telah mengalami perubahan dibanding 10 tahun lalu??? Kalau ya, selamat, Anda berpeluang untuk sukses, karena anda masih sesuai dengan jaman. Teruslah ikuti perkembangan jaman selama itu baik dengan berguna bagimu, serta bagi sekelilingmu.
Renungan : Jangan menjadi kuno, berkembanglah dan ikut kemajuan jaman!!!
Hikmat Profesi (Juni 2009)











Leave your response!